News Rantau – Seorang warga Kelurahan Pusri, Kecamatan Rantau Selatan, Kabupaten Labuhanbatu, Sumatera Utara, menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tak dikenal pada akhir pekan lalu. Korban yang diketahui bernama Andi (35) kini dilaporkan dalam kondisi kritis dan masih menjalani perawatan intensif di RSUD Rantauprapat.

Menurut keterangan saksi, kejadian terjadi pada malam hari saat korban tengah melintas di Jalan Sirandorung. Tiba-tiba, korban dihampiri oleh beberapa orang yang langsung menyerangnya secara brutal. Warga sekitar yang melihat kejadian itu segera melerai dan membawa korban ke rumah sakit.
Baca Juga : Dikeroyok OTK Hingga Kritis, Keluarga Desak Polisi Tangkap Pelaku Pengeroyokan Ridwan
“Korban sudah terkapar dengan luka parah di kepala dan tubuh. Kami langsung bantu bawa ke rumah sakit,” ujar salah satu warga yang menyaksikan insiden tersebut.
Motif Pengeroyokan Masih Diselidiki Polisi
Kasus ini kini tengah ditangani oleh Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Labuhanbatu. Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap identitas para pelaku.
Kapolres Labuhanbatu, AKBP [nama pejabat], mengonfirmasi bahwa pihaknya sudah mengantongi ciri-ciri para terduga pelaku. “Kami sedang melakukan penyelidikan mendalam. Tim sudah bergerak di lapangan untuk mengejar pelaku pengeroyokan ini,” ujarnya kepada wartawan.
Polisi juga tengah menelusuri dugaan adanya motif pribadi atau konflik antarwarga yang memicu insiden tersebut. Meski begitu, pihak kepolisian memastikan akan menindak tegas siapa pun yang terlibat dalam aksi kekerasan itu.
Keluarga Korban Minta Keadilan
Pihak keluarga korban mengaku terpukul atas kejadian yang menimpa Andi. Mereka berharap aparat kepolisian dapat segera menangkap dan menghukum para pelaku seberat-beratnya.
“Kami hanya ingin pelaku segera ditangkap. Keluarga kami tidak punya musuh, jadi kami juga bingung kenapa dia sampai dikeroyok seperti itu,” ujar salah satu anggota keluarga korban dengan suara bergetar.
Hingga kini, kondisi korban masih belum stabil. Dokter menyebut korban mengalami luka dalam di bagian kepala akibat pukulan benda tumpul serta memar di sekujur tubuh.
Warga Desak Penegakan Hukum Tegas
Kasus pengeroyokan ini memicu reaksi keras dari warga sekitar. Mereka mengecam tindakan brutal para pelaku dan mendesak aparat penegak hukum agar segera bertindak tegas.
“Kami khawatir kejadian seperti ini terulang lagi. Harus ada efek jera agar warga lain merasa aman,” ujar seorang tokoh masyarakat setempat.
Masyarakat berharap polisi segera mengungkap pelaku dan menindak mereka sesuai hukum yang berlaku. Pemerintah kecamatan juga berencana meningkatkan patroli keamanan di kawasan Rantau Selatan untuk mencegah kejadian serupa terulang.







