, ,

Lomba Burung Berkicau di Rantau, Syamsu Rahmat dan H Haris Boyong 3 Trofi

by -713 Views
telkomsel

News Rantau Gelaran lomba burung berkicau yang berlangsung di Rantau, Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan, pada Minggu (10/8/2025) sukses menarik perhatian para kicau mania dari berbagai daerah. Ajang ini tak hanya menjadi wadah silaturahmi pecinta burung, tetapi juga ajang unjuk prestasi burung-burung terbaik.

Bawa Latihan Setiap Pekan, Peserta Kicau Mania Rantau Ini Senang Burungnya  Semakin Senang Berkicau - Banjarmasinpost.co.id
Lomba Burung Berkicau di Rantau, Syamsu Rahmat dan H Haris Boyong 3 Trofi

Dari puluhan peserta yang berlaga, dua nama mencuri perhatian: Syamsu Rahmat dan H Haris. Keduanya berhasil membawa pulang total tiga trofi dari berbagai kelas yang dilombakan.

Baca Juga : Kebakaran Lahan di Tapin Tengah, Dua Hektare Terbakar, BPBD Tapin Gercep Padamkan Api

Persaingan Ketat di Arena Lomba

Lomba ini mempertandingkan berbagai kelas, mulai dari murai batu, kacer, lovebird, hingga kenari. Persaingan antar peserta berlangsung ketat, dengan penilaian juri yang berfokus pada kualitas suara, variasi kicau, durasi, serta gaya burung di atas tangkringan.

Syamsu Rahmat sukses meraih juara pertama di kelas murai batu dan kenari, berkat performa burungnya yang stabil dan konsisten dari awal hingga akhir penjurian. Sementara itu, H Haris menorehkan prestasi di kelas kacer, membawa pulang trofi juara kedua dengan selisih nilai tipis dari pesaingnya.

Suasana Meriah dan Antusias Penonton

Arena lomba dipadati ratusan penonton, baik peserta maupun masyarakat umum yang datang untuk menyaksikan aksi burung-burung jawara. Sorak sorai penonton terdengar setiap kali burung menunjukkan kicauan panjang nan merdu.

Panitia lomba mengaku puas dengan antusiasme peserta tahun ini. “Jumlah peserta meningkat dibanding tahun lalu, dan kualitas burung yang tampil juga semakin baik,” ujar salah satu panitia.

Ajang Silaturahmi Pecinta Burung

Selain kompetisi, acara ini juga menjadi ajang bertukar pengalaman bagi para kicau mania. Banyak peserta yang memanfaatkan momen ini untuk berdiskusi seputar perawatan burung, pola makan, hingga teknik melatih kicauan.

Syamsu Rahmat dan H Haris mengaku bangga dengan hasil yang diraih. “Ini berkat perawatan rutin dan kesabaran. Setiap burung punya karakter, jadi kita harus mengenalnya dengan baik,” ujar Syamsu.

Harapan untuk Lomba Mendatang

Panitia berharap lomba burung berkicau di Rantau dapat terus berkembang dan menjadi agenda tahunan yang lebih besar. Dengan dukungan komunitas kicau mania, acara seperti ini diyakini bisa memajukan hobi sekaligus mengangkat potensi daerah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.