, ,

Dandim Asahan: Bersama Dukung Anak Daerah Raih Juara di D’Academy 7

by -701 Views
telkomsel

News Rantau – Komandan Distrik Militer (Dandim) 0208/AS, Letkol Inf Edy Syahputra SH MIP, menyerukan dukungan penuh masyarakat Asahan terhadap Adinda Putri Asyinta (Dinda) dan Arbil Fahrizan (Arbil), kontestan Top 25 D’Academy 7 (DA7) Indosiar yang berasal dari daerah ini

Hasil Final Dangdut Academy 7 Top 25 Grup 2 Lengkap Siapa Lolos dan  Tersenggol Tayang di Indosiar - Media Blitar
Dandim Asahan: Bersama Dukung Anak Daerah Raih Juara di D’Academy 7

Besok pagi, Dandim bersama Pasi Intel Lettu Inf Zulfiandi Panjaitan dan sejumlah personel mendatangi rumah Dinda di Jalan Marah Rusli, Desa Selawan, Kisaran Timur, sebagai bentuk dukungan langsung. Aksi ini bukan hanya simbolik: kunjungan tersebut membangkitkan semangat sang peserta dan menyentuh hati keluarga mereka

Baca Juga : Samsat Asahan Bagikan Reward Bagi Masyarakat Taat Pajak

“Dandim 0208/AS Ajak Warga Asahan Dukung Dinda & Arbil di DA7 Indosiar”

Orang tua Dinda menyampaikan latar belakang perjalanan anaknya: sejak kelas V SD, Dinda sudah pernah diundang tampil di stasiun TV Jakarta. Kini, di usia 15 tahun dan sebagai siswa kelas VII SMP Negeri 3 Kisaran, gadis berbakat ini memiliki impian besar. Ia ingin sekali membahagiakan orang tua dan, jika berhasil juara, berencana membangunkan rumah untuk mereka sebagai bentuk bakti keluarga terhadap kondisi ekonomi yang menantang

Melalui kunjungan tersebut. Dandim menyerukan yel-yel semangat: “Dinda dan Arbil, juara, juara, juara!” serta mengajak warga Asahan untuk ikut menyemangati mereka. Dukungan ini tentunya menjadi motivasi dan penyemangat buat kedua kontestan agar mereka tampil memberikan yang terbaik untuk masyarakat Asahan dan Indosiar. Insya Allah, mereka memiliki talenta ini menjadi juara di DA7 Indosiar,” tegas Letkol Edy Syahputra

“Letkol Edy Syahputra Semangati Dinda dan Arbil, Harapan Asahan di Top 25 DA7”

Dalam momen penuh haru itu, Dandim menunjukkan kepedulian mendalam dengan menyerahkan bantuan sembako kepada keluarga Dinda. Bantuan tersebut berupa beras, telur, mie instan, dan sejumlah uang tunai. Menjadi simbol empati dan dukungan nyata di tengah perjuangan berat yang mereka hadapi.

Kehadiran Dandim bukan sekadar formalitas, melainkan bentuk nyata dari rasa kemanusiaan dan solidaritas. Bagi keluarga Dinda, bantuan itu bukan hanya materi, tetapi juga harapan dan kekuatan untuk terus melangkah. Di tengah perjalanan panjang mereka, uluran tangan tersebut menjadi cahaya yang menghangatkan dan menguatkan hati yang tengah diuji.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.