Gibran Pesan Persatuan di Momen Nyepi dan Idul Fitri

by -154 Views
telkomsel

News Rantau – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menyampaikan seruan persatuan kepada seluruh masyarakat Indonesia di tengah momen langka berdekatan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri 2026. Gibran menegaskan bahwa kedekatan dua hari raya besar ini menjadi momentum penting untuk terus memperkuat toleransi dan sikap saling menghormati perbedaan.

Ucapkan Selamat Idul Fitri kepada Umat Muslim, Gibran: Mohon Maaf Lahir dan  Batin
Gibran Pesan Persatuan di Momen Nyepi dan Idul Fitri

Wapres Gibran hadir dalam upacara Tawur Agung Kesanga di Kompleks Candi Prambanan, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, bersama sejumlah menteri dan wakil menteri Kabinet Merah Putih. Dalam kesempatan tersebut, ia menyoroti keistimewaan momen dua perayaan keagamaan besar yang berlangsung dalam waktu berdekatan.

Gibran mengingatkan bahwa Indonesia memiliki kekayaan alam sekaligus keberagaman, baik dari sisi suku, agama, adat istiadat, maupun budaya. Ia menegaskan bahwa semua perbedaan itu bukan hambatan, melainkan justru menjadi kekuatan terbesar bangsa.

Baca Juga : Menhut Raja Juli Bahas Pendanaan Taman Nasional

“Keberagamaan adalah kekuatan kita, perbedaan itu mendewasakan kita, perbedaan itu menyatukan kita. Kerukunan dan kesatuan harus kita jaga bersama,” tegas Gibran di hadapan ribuan umat yang hadir.

Wapres Apresiasi Peran Umat Hindu dan Ajak Dukung Program Pemerintah

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh umat Hindu yang dinilainya konsisten menjaga alam, toleransi, persatuan, dan kerukunan di Indonesia. Wapres mengajak umat Hindu untuk turut aktif mendukung dan mengawal program prioritas Presiden Prabowo Subianto agar berjalan optimal dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat.

Pada tahun 2026, Hari Suci Nyepi jatuh pada 19 Maret, sementara Hari Raya Idul Fitri berlangsung pada 21–22 Maret, menjadikan kedua hari besar ini berada dalam satu rangkaian pekan yang sama.

Gibran pesan persatuan ini sejalan dengan semangat nasional yang berbagai tokoh bangsa serukan. Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga menegaskan bahwa perbedaan bukan sesuatu yang harus berujung pada perpecahan, dan mengajak seluruh elemen bangsa untuk menggalang persatuan serta kerukunan dalam menghadapi ketidakpastian global.

Momen berdekatan Nyepi dan Idul Fitri ini menjadi cerminan nyata bahwa Indonesia mampu merayakan perbedaan dalam satu bingkai harmoni yang kuat. Semangat toleransi yang Gibran serukan diharapkan terus mengakar kuat di tengah masyarakat yang beragam dan terus tumbuh bersama.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.